Renungan di Hari Ulang Tahun Untuk Buah-Hatiku Tersayang


Papa, Mama & Farah di Genting, Malaysia
Papa, Mama & Farah di Genting, Malaysia

Untuk Farah Utoyo, anak Papa yang sholehah. Selamat Milad ya sayang!

Farah ingatkan sayang, Nenek selalu bilang, “Tidak ada contoh dari Rasulullah Muhammad SAW untuk merayakan ulang tahun.” Artinya, kalau kita merayakan ulang tahun itu tidak bernilai ibadah. Allah tidak akan memberi kita pahala (hadiah). Padahal kita harus berusaha & berharap semua yang kita lakukan akan mendapat hadiah dari Allah SWT. Anak manis, hadiah dari Allah ini beda sekali dengan hadiah yang pernah Papa, Mama atau orang lain berikan untuk Farah. Yang pasti kalau Allah setiap saat memberi kita hadiah, maka Allah akan mencintai dan menyayangi kita. Anakku, sayang dan cintanya Allah pada kita, itulah yang paling kita harapkan. Dan itu juga harapan banyak orang lainnya.

Anakku yang cantik, kalau kita menganggap penting untuk merayakan ulang tahun, itu lebih salah lagi. Karena bukan cuma kita tidak akan dapat hadiah dari Allah tapi kita bisa berdosa, artinya Allah akan mengambil lagi hadiah yang sudah pernah diberikan untuk kita. Semoga ini tidak pernah terjadi pada kita ya sayang, amin. Farah tau kan sayang, kalau kita mendapat banyak hadiah (pahala) maka kita akan selalu dilindungi oleh Allah. Kita akan dihindarkan dari sesuatu yang tidak baik. Itu semua bisa terjadi kalau Allah menyayangi kita.

Anakku, Papa bersyukur sekali kepada Allah dikarunia putri cantik dan insyaallah sholehah seperti Farah. Papa bangga sekali ketika Farah mau sholat lima waktu, puasa ramadhan, sholat tarawih, mau berbagi dengan orang lain (teman-teman) bahkan belajar puasa sunah Senin & Kamis. Papa juga bangga karena Farah sudah tau menabung lebih bermanfaat daripada beli jajanan di sekolah, toh makanannya sudah dibekali sama Mama dari rumah. Papa ingin kebanggaan Papa tidak pernah hilang. Jadi Papa berharap Farah tetap melakukan perbuatan baik seperti yang telah Farah lakukan. Kalau bisa perbuatan baiknya terus ditambah.

Papa juga sedih ketika Farah sakit. Tapi Papa senang kalau Papa atau Mama bisa memberikan sesuatu dan membuat Farah senang. Farah harus bersyukur kepada Allah atas semua yang Allah berikan, termasuk jalan-jalan ke Disneyland yang belum pernah Farah bayangkan sebelumnya, tapi sekarang pingin banget ke sana lagi. Yang perlu Farah tau, Papa sayang Farah. I do love you, anakku. Sampai kapan pun Farah tetap anak Papa & Mama yang cantik.

Setelah sholat Tahajjud tadi Papa berdo’a, mohon kepada Allah, supaya Farah menjadi anak sholehah, diberi kepintaran dan kecerdasan, tumbuh sehat jasmani dan rohani hingga dewasa. Papa juga berdoa supaya keluarga kita selalu bahagia dan sejahtera, Papa & Mama diberi umur yang cukup & barokah, dan diberi kemampuan & kesehatan untuk membimbing Farah tumbuh menjadi remaja  hingga dewasa.

Sekian dulu ya sayang, catatan ini untuk Farah. Mungkin sebagian isi kalimatnya belum Farah mengerti sekarang. Tapi Papa yakin, suatu saat Farah akan memahaminya. Farah boleh baca lagi kapan pun, terutama saat milad seperti hari ini, 6 Juni. Sudah ya sayang, tdk terasa air mata papa jatuh ke pipi. Papa tidak menangis koq, Papa bersyukur & haru.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Renungan di Hari Ulang Tahun Untuk Buah-Hatiku Tersayang

  1. Farah says:

    yaalaaaah, tapiii tulisanya jangan panjang-panjang. farah juga sayang sama papa & mama. terima kasih papa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s